Kegiatan Hari Ketiga MPLS SMAN 105 Jakarta Tahun Ajaran 2023/2024

CIRACAS – Kegiatan hari ketiga MPLS SMAN 105 Jakarta yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 14 Juli 2023 memberikan pemaparan antara lain adalah mengenai wawasan kebangsaan, tiga dosa besar pendidikan, unjuk bakat serta pelaksanaan placement test. Di bawah ini adalah deskripsi dari masing-masing paparan materi kegiatan hari ketiga MPLS SMAN 105 Jakarta.

Wawasan Kebangsaan

Kesadaran Berbangsa dan Bernegara mempunyai makna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam kaidah dan naungan Negara KesatuanRepublik Indonesia (NKRI) harus mempunyai sikap dan perilaku yang dilandasasi keikhlasan dalam bertindak demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia. Berbagai masalah yang berkaitan dengan kesadaran berbangsa dan bernegara sebaiknya mendapat perhatian dan tanggungjawab kita semua. Sehingga amanat pada UUD 1945 untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan wilayah Republik Indonesia serta kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.

Wawasan kebangsaan membantu peserta didik untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai, budaya, dan identitas nasional mereka. Melalui pemahaman ini, mereka dapat mengembangkan rasa kebanggaan terhadap negara mereka sendiri, menghargai keragaman budaya, dan mempertahankan persatuan sebagai sebuah bangsa. Wawasan kebangsaan membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang sistem politik, pemerintahan, dan hukum negara mereka. Dengan memahami hal ini, mereka akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta bagaimana cara berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Memahami wawasan kebangsaan juga penting dalam menyadari peran dan posisi negara dalam konteks global. Peserta didik akan belajar tentang hubungan internasional, diplomasi, perdagangan, dan isu-isu global lainnya yang mempengaruhi negara mereka. Hal ini akan membantu mereka menjadi warga negara yang lebih terinformasi dan memahami tantangan dan peluang yang dihadapi oleh negara mereka dalam skala global. Wawasan kebangsaan mempromosikan pemahaman tentang keragaman budaya, etnis, agama, dan bahasa di dalam negara. Peserta didik akan belajar menghargai perbedaan tersebut dan menjadi lebih toleran terhadap keberagaman yang ada. Hal ini penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan menghormati hak asasi manusia, tanpa diskriminasi terhadap individu atau kelompok tertentu.

Pemahaman tentang wawasan kebangsaan juga dapat memberikan inspirasi bagi peserta didik untuk berpartisipasi dalam pembangunan negara dan menciptakan perubahan yang positif. Dengan memahami potensi dan sumber daya negara mereka, peserta didik dapat berperan aktif dalam memajukan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan bangsa. Secara keseluruhan, wawasan kebangsaan adalah penting bagi peserta didik karena membantu mereka mengenal dan memahami negara mereka sendiri, mempersiapkan mereka untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, dan membantu membangun masyarakat yang inklusif, harmonis, dan maju.

Tiga Dosa Besar Pendidikan

Apa saja tiga dosa besar pendidikan? Tiga dosa besar pendidikan meliputi perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi. Pada pemaparan materi tentang tiga dosa besar pendidikan, peserta didik diberikan pemahaman akan hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam dunia pendidikan seperti yang disebutkan di awal. Persoalan intoleransi dapat terjadi antara siswa dengan siswa lainnya, antara siswa dengan guru, antara guru dengan guru, atau antara sekolah dengan sekolah lainnya.

Intoleransi dapat muncul dalam berbagai bentuk seperti rasisme, seksisme, diskriminasi agama, atau diskriminasi lainnya. Salah satu cara untuk mencegah intoleransi adalah dengan meningkatkan pemahaman siswa tentang keragaman budaya, agama, dan latar belakang. Sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan siswa dari berbagai latar belakang dan budaya. Hal ini dapat membantu siswa memahami perbedaan dan kesamaan mereka dengan yang lain. Selainitu, guru dapat menggunakan materi ajar yang beragam dan inklusif dalam pembelajaran, sehingga siswa dapat melihat keterlibatan mereka dalam materi dan merasa dihargai dalam proses belajar.

Unjuk Bakat

Kegiatan unjuk bakat ini sebagai ajang di mana para siswa dapat memperlihatkan bakat dan keterampilan yang mereka miliki di hadapan audiens. Kegiatan unjuk bakat ini menampilkan berbagai bakat dan keterampilan yang dimiliki oleh para peserta MPLS SMAN 105 Jakarta tahun 2023/2024. Kegiatan unjuk bakat yang dilaksanakan di lapangan sekolah SMAN 105 Jakarta ini menampilkan beragam bakat dan keterampilan peserta seperti seni panggung, musik, tarian, teater, olahraga, dan banyak lagi.

Setiap peserta akan diberikan kesempatan untuk menampilkan bakatnya. Misalnya, siswa yang mahir dalam seni panggung dapat memainkan drama, monolog, atau sketsa komedi. Para siswa yang memiliki bakat musik dapat memperlihatkan kemampuan mereka dalam menyanyi, memainkan alat musik, atau membentuk grup band. Selain itu, para siswa juga dapat menampilkan bakat mereka dalam tarian, baik tari tradisional maupun tarian modern.

Selama kegiatan unjuk bakat, suasana sangat ramai dan antusias di mana kegiatan ini disaksikan oleh seluruh warga SMAN 105 Jakarta. Tidak lupa juga para penonton memberikan dukungan dan tepuk tangan untuk para peserta. Di mana hal ini memberikan semangat dan kepercayaan diri bagi peserta didik untuk tampil dengan baik. Selain itu, unjuk bakat juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar peserta didik dan membangun semangat kebersamaan di antara mereka. Kegiatan ini juga dapat mempromosikan rasa keberagaman dan menghargai setiap bakat yang dimiliki oleh para peserta didik di sekolah.

Lomba Mars SMAN 105 Jakarta

Lomba Mars SMAN 105 Jakarta juga menjadi agenda dalam kegiatan MPLS SMAN 105 Jakarta tahun 2023/2024 di hari ketiga. Lomba Mars ini diikuti oleh seluruh peserta MPLS yang terbagi menjadi tujuh kelompok. Kegiatan ini disambut dengan meriah dan diwarnai dengan keceriaan baik bagi peserta MPLS maupun oleh seluruh warga SMAN 105 Jakarta.

Placement Test

Apa itu Placement test? Placement test atau tes penempatan merupakan sebuah tes atau ujian yang perlu dikerjakan oleh pelajar sebelum memasuki sebuah institusi atau sekolah. Placement test memiliki tujuan untuk melihat tingkat dari kemampuan dan keterampilan siswa tersebut. Dari hasil yang diperoleh itulah, nantinya siswa akan dimasukkan ke kelas yang sesuai dengan tingkatannya.

Pemberlakuan placement test ini tidak hanya sembarangan saja, tentu ada tujuan yang ingin dicapai oleh sekolah yang dikordinir oleh bidang kurikulum. Tes yang dilakukan dapat membantu kedua belah pihak, tidak hanya pihak sekolah saja. Dengan menempatkan siswa di kelas yang tepat, maka siswa pun akan lebih cepat berkembang karena telah dilakukan penyesuaian untuk mendukung pembelajaran tersebut. Selain itu, siswa juga tidak akan kaget ketika akan masuk ke pembelajaran karena sudah mencoba melakukan tes sebelumnya. Hal ini dapat membantu siswa untuk memiliki persiapan yang lebih matang ketika masuk ke dalam institusi nantinya. Dari sisi pengajar, pengajar juga akan lebih mudah dalam mengajarkan sesuatu karena dalam satu kelas, tingkat kemampuan anak tidak akan jauh berbeda. Hal ini dapat membantu pengajar agar tidak kesulitan harus mengajar lebih cepat atau lambat.

Demikianlah informasi mengenai kegiatan MPLS hari kedua SMAN 105 Jakarta tahun ajaran 2023/2024 yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 14 Juli 2023. (OSIS-MA)

Scroll to Top