Kegiatan Sosialisasi Program Sekolah SMAN 105 Jakarta Untuk Kelas X Tahun Pelajaran 2023/2024

CIRACAS – Senin, 17 Juli 2023 SMAN 105 Jakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi program sekolah untuk kelas X tahun pelajaran 2023/2024. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Ruang AVI SMAN 105 Jakarta yang terbagi menjadi dua sesi; sesi pertama dilaksanakan pukul 07.30-09.30 sedangkan sesi kedua pukul 10.00-12.00. Kegiatan sosialisasi program sekolah ini dihadiri oleh orangtua/wali peserta didik kelas X SMAN 105 Jakarta dengan tujuan memperkenalkan program-program yang dimiliki oleh sekolah. Adapun program-program sekolah yang menjadi paparan dalam sosialisasi adalah program yang berkaitan dengan bidang kurikulum, kesiswaan, dan sarpras/humas.

Kegiatan sosialisasi program sekolah ini dibuka oleh wakil bidang kurikulum, Siti Khoiriyah dengan diawali dengan memperkenalkan diri dan menyapa kepada orangtua/wali peserta didik yang telah hadir. Selain menyapa kepada orangtua/wali peserta didik, Siti Khoiriyah pun memperkenalkan wakil bidang kesiswaan, Muhammad Sholeh dan Wakil Sarpras/humas, Agus Tri Sadnowo. Setelah sesi perkenalan, Siti Khoiriyah melanjutkan dengan melakukan paparan program bidang kurikulum SMAN 105 Jakarta.

Pemaparan program bidang kurikulum diawali dengan memperkenalkan para staf bidang kurikulum dan wali kelas kelas X serta guru bimbangan konseling kelas X. Siti Khoiriyah kemudian memberikan penjelasan tentang implementasi Kurikulum Merdeka; baik struktur kurikulum, keunggulan, prinsip pembelajaran dan fase yang terdapat di dalam Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka inilah sebagai kurikulum yang digunakan di kelas X. Dengan adanya penjelasan tentang implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan orangtua/wali peserta didik kelas X dapat memahami dan memberikan support kepada peserta didik untuk dapat memaksimalkan potensi, minat dan bakatnya.

Perkenalan wali kelas kelas X kepada orangtua/wali peserta didik

Pemaparan program bidang kurikulum juga turut membahas mengenai perbedaan dari kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, penjelasan tentang teknik pembelajaran Kurikulum Merdeka dan apa yang dimaksud dengan kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang menjadi salah satu ciri khas dari implementasi Kurikulum Merdeka. Tidak lupa juga, diberikan penjelasan mengenai penilaian (asesmen) baik diagnostik, formatif dan sumatif.

Setelah memberikan penjelasan yang cukup gamblang mengenai struktur, program dan penilaian dari Kurikulum Merdeka, Siti Khoiriyah memberikan penjelasan mengenai kriteria kenaikan kelas dan penentuan kelulusan. Berkaitan dengan penilaian maka diberikan penjelasan pula mengenai jenis rapor yang digunakan di dalam Kurikulum Merdeka yang terdiri dari rapor intrakurikuler dan rapor projek. Siti Khoiriyah menekankan akan pentingnya peran orangtua di dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis projek ini.

Pemaparan program kesiswaan disampaikan oleh Muhammad Sholeh, dan Yudistira Ari Maesa yang juga didalam paparannya terlebih dahulu memperkenalkan tim kesiswaan. Setelah memperkenalkan tim kesiswaan, diberikan penjelasan mengenai tata tertib sekolah, berbagai SOP yang berkaitan dengan pembinaan peserta didik seperti tata tertib, begitu pula mengenai waktu belajar di sekolah.

Selain memberikan pemaparan mengenai SOP yang berkaitan dengan pembinaan siswa, juga diberikan pemaparan program mengenai kegiatan pengembangan diri peserta didik diantaranya adalah kegiatan OSIS dan juga ekstrakurikuler yang terdapat di SMAN 105 Jakarta. Di dalam paparan ini, diharapkan agar orangtua/wali peserta didik dapat memahami hal-hal yang berkaitan dengan kedisiplinan dan kegiatan peserta didik di SMAN 105 Jakarta.

Setelah pemaparan kedua bidang (kurikulum dan kesiswaan) selanjutnya adalah pemaparan dari bidang sarpras dan humas yang disampaikan langsung oleh wakil bidang sarpras/humas, Agus Tri Sadnowo. Tidak berbeda dengan pengantar dari kedua bidang sebelumnya, pemaparan diawali dengan memperkenalkan terlebih dahulu tim sarpras/humas dan juga pemaparan program-program yang dimiliki oleh sarpras/humas. Sasaran dari program sarpras/humas terutama adalah untuk memberikan dukungan dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Pemaparan selanjutnya dalam kegiatan sosialisasi program sekoalah dilanjutkan oleh Rinda Ria Situmorang, selaku perwakilan dari tim BK (Bimbingan Konseling). Di dalam kesempatannya itu, Rinda menyampaikan visi dan misi BK SMAN 105 Jakarta, Tujuan dari layanan bimbingan dan konseling yang mana bidang layanan BK terdiri dari pribadi, sosial, belajar dan juga karir.

Guru BK pun memiliki peran di dalam implementasi Kurikulum Merdeka yaitu Guru BK memberikan alternatif pilihan mata pelajaran berdasarkan hasil analisis potensi diri, harapan dari orang tua, peluang yang ada dimasa depan, arah karier peserta didik dan rekomendasi guru mata pelajaran. Serta guru BK berkolaborasi dengan wali kelas dan guru Mata pelajaran. Tidak lupa juga pada kesempatan ini, BK memperlihatkan data siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri.

sesi tanya-jawab kegiatan sosialisasi program sekolah

Setelah pemaparan dari keempat bidang (kurikulum, kesiswaan, sarpras/humas dan BK) dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab yang disambut dengan antusias oleh orangtua/wali peserta didik kelas X yang telah hadir pada kegiatan sosialisasi ini. Dus, dengan adanya sosialisasi dari program sekolah SMAN 105 Jakarta diharapkan orangtua/wali peserta didik kelas X dapat memahami dan menjadi kolaborator sekolah agar tercipta sinergi yang positif demi memaksimalkan bakat, minat dan potensi peserta didik. (MA)

Scroll to Top