SMAN 105 Jakarta Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-115

CIRACAS – Senin, 22 Mei 2023 SMAN 105 Jakarta memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 115 dengan melaksanakan kegiatan upacara bendera di lapangan SMAN 105 Jakarta. Kegiatan upacara dimulai pada pukul 06.30 pagi dengan petugas upacara dari pasukan pengibar bendera (Paskibra) SMAN 105 Jakarta. Upacara Hari Kebangkitan Nasional di SMAN 105 Jakarta 22 Mei 2023 ini diikuti oleh seluruh warga sekolah.

SMAN 105 Jakarta Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-115

Mengusung tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 2023 ini yaitu “Semangat Untuk Bangkit” berdasarkan pada Surat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 241/M.KOMINFO/HM.04.01/05/2023. Tema peringatan Harkitnas tersebut dipilih agar Hari Kebangkitan Nasional pada tahun ini dapat melambangkan nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional sendiri ditetapkan pada tanggal 20 Mei 1948 oleh Presiden Soekarno. Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

Menoleh pada sejarah organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern yang tentu menginspirasi bagi lahirnya organisasi pergerakan di Indonesia dan tentu saja menjadi spirit untuk memajukan golongannya (rakyat terjajah). Tidak hanya itu, lahirnya Boedi Oetomo juga menjadi penanda dari transformasi perjuangan bangsa Indonesia yang bersifat kedaerahan menjadi organisasi yang bersifat nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Semangat dari lahirnya Boedi Oetomo tentu masih sangat relevan bagi kita di masa sekarang yang berusaha untuk tetap bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain berbagai peristiwa global akibat perang Russia-Ukraina, maupun akibat dari instabilitas tatanan geopolitik yang tentu saja berdampak pada pembangunan. Semoga semangat Boedi Oetomo untuk bangkit melawan imperialisme dapat menjadikan semangat bagi bangsa Indonesia untuk dapat bangkit dari keterpurukan akibat instabilitas geopolitik dan ekonomi dunia. (MA)

Scroll to Top