CIRACAS, 27 Agustus 2025 – SMAN 105 Jakarta menerima bantuan perangkat teknologi berupa Interactive Flat Panel (IFP) pada Rabu, 27 Agustus 2025. Pendistribusian ini merupakan bagian dari pengiriman tahap pertama program digitalisasi sekolah yang diamanatkan dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2025.
Kedatangan perangkat canggih ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Sebagai salah satu sekolah di Jakarta Timur, SMAN 105 kini siap mengintegrasikan teknologi layar interaktif ke dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) harian, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk menyeragamkan kualitas materi pendidikan di seluruh Indonesia.

Dengan hadirnya IFP, ruang kelas di SMAN 105 Jakarta tidak lagi hanya mengandalkan papan tulis konvensional. Perangkat ini memungkinkan guru untuk:
- Menyajikan materi berbasis multimedia dengan resolusi tinggi.
- Melakukan simulasi interaktif yang dapat disentuh langsung oleh siswa.
- Mengakses konten pembelajaran digital berkualitas yang telah disediakan oleh pusat.

“Kehadiran IFP ini adalah langkah besar bagi kami. Guru-guru kini memiliki alat yang mumpuni untuk menyampaikan materi yang lebih kompleks secara visual dan interaktif, sehingga siswa bisa lebih cepat menangkap pelajaran,” ujar Bapak Agus Tri Sadnowo, Wakabid, Sarana dan Prasarana SMAN 105 Jakarta saat menerima bantuan tersebut.

Distribusi ke SMAN 105 Jakarta ini merupakan titik kecil dari target besar pemerintah pusat. Tahun ini, Kemendikdasmen menargetkan sebanyak 288.865 sekolah menerima perangkat serupa. Hingga akhir Agustus ini, fokus utama adalah memastikan pengiriman tahap 1 sampai ke sekolah-sekolah sasaran tepat waktu.
Program digitalisasi ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan perangkat fisik, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif, di mana siswa di kota besar seperti Jakarta maupun di daerah terpencil memiliki akses ke “materi pelajaran terbaik” yang sama, sebagaimana dicita-citakan oleh Presiden. – KSA